Go to content Go to menu
 


Sekilas Paser

KONDISI GEOGRAFIS

Kabupaten yang terletak pada bagian paling selatan  wilayah Propinsi Kalimantan Timur, dengan luas wilayah  yang mencakup lebih kurang 11.674,81 km2.

Secara administrative Kabupaten Paser memiliki Batas Wilayah sebagai berikut :

  1. Sebelah Utara berbatasan langsung dengan  Kabupaten Kutai Barat.
  1. Sebelah Timur berbatasan dengan Kabupaten Panajam Paser Utara dan Selat Makasar.
  1. Sebelah Selatan berbatasan dengan Kabupaten Kota Baru Kalimantan Selatan.
  1. Sebelah Barat berbatasan dengan Kabupaten Tabalong Kalimantan Selatan.

Adapun Wilayah Kabupaten Pasir terbagi atas 10 Kecamatan  dengan luas wilayah 11.603,94 Km2 yang terdiri dari

1. Kecamatan Pasir Belengkong                                      990,11            Km2

2. Kecamatan Tanah Grogot                                              335,58            Km2

3. Kecamatan Batu Engau                                                 1.507,26         Km2

4. Kecamatan tanjung Harapan                                        714,05            Km 2

5. Kecamatan Muara Samu                                               855,25            Km2

6. Kecamatan Kuaro                                                           747,30            Km2

7. Kecamatan Batu Sopang                                               1.111,38         Km2

8. Kecamatan Muara Komam                                            1.753,40         Km2

9. Kecamatan Long Ikis                                                      1.204,22         Km2

10.Kecamatan Long Kali                                                    2.385,39         Km2

 

EKONOMI

Sub fungsi pertanian dan sub fungsi pertambangan adalah sektor primer yang paling dominan kontribusinya terhadap terhadap perkembangan perekonomian Kabupaten Paser. 

Dimana sub fungsi pertambangan dan penggalian dengan kontribusi sebesar 48,78 % sedangkan sub fungsi pertanian menyumbangkan kontribusi terbesar kedua dengan jumlah 28,45 %.
Sub fungsi pertanian mempunyai peranan penting dalam  pembangunan perekonomian di Kabupaten Pasir, baik dalam pembentukan  Produk Domestik  Regional Bruto (PDRB)  maupun dalam hal penyerapan tenaga kerja.

Dalam hal penyerapan Tenaga Kerja  Sub fungsi ini mempunyai peranan yang strategis, dari  total jumlah penduduk tahun 2004 yang berkerja di Kabupaten Pasir sekitar 54,77 %  bekerja dibidang  sub fungsi pertanian.

KEPENDUDUKAN

Berdasarkan hasil registrasi penduduk pada akhir tahun 2004, Kabupaten Pasir yang luasnya 11.674,81 Km2 mempunyai penduduk berjumlah 176.426 jiwa. Dimana jumlah ini meningkat 2,21 % dari tahun sebelumnya yaitu tahun 2003.

Tentunya pertambahan jumlah penduduk  yang setiap tahunnya  meningkat kan menibulkan dampak  pada aspek lainnya.

SOSIAL POLITIK

Perubahan system  perpolitikan  nasional sebagai hasil dari reformasi system politik tentunya akan memberikan pula dampak terhadap kondisi perpolitikan di Kabupaten Pasir. Hal ini dapat dilihat dengan meningkatnya jumlah Partai Politik  yang ada di Kabupaten Pasir.

Berdasarkan data yang ada Jumlah Partai Politik  yang mengikuti Pemilihan Umum Tahun 2009 adalah sebanyak 21 partai. Pada pelaksanaan Pemilu Tahun 2009  Partai Pilik yang memperoleh Kursi pada DPRD Pasir adalah 9 partai dengan jumlah kursi sebanya 25 kursi dengan rincian : Golkar 7 kursi, PPP 5 kursi, PDIP 4 kursi, PKS,Partai Demokrat dan PBB masing-masing 2 kursi dan PBR,PAN serta Partai Patriot Pancasila masing-masing 1 kursi. 

Gerakan Reformasi juga  berdampak pada keberadaan lembaga kemasyarakatan, agama, LSM dan Paguyuban dimana dalam beberapa tahun terakhir  mengalami peningkatan dari 179 pada thn 2005 menjadi 179 , dan pada tahun 2010  terus meningkat menjadi

KEAMANAN

Krisis ekonomi dan moneter serta melonjaknya harga BBM tentunya dapat saja membawa kearah kondisi yang kurang kondusif. Adanya tuntutan masyarakt terhadap beberapa perusahaan yang ada di Kabupaten Pasir tentunya harus disikapi dengan arif dan bijaksana dengan mengutamakan pemecahan  yang akan dapat diterima semua. Fihak, sehingga keamanan dan ketentraman akan dapat terus diciptakan.

PEMERINTAHAN

Seiring dengan kemajuan Kabupaten Pasir, pada tahun 2003 dilakukan pemekaran wilayah  kecamatan dan keluarahan/desa, sesuai dengan Perda No.20 Tahun 2003 tanggal 29 Desember 2003.

Adapun Kecamatan yang mengalami pemekaran adalah Kecamatan Tanjung Aru  menjadi Kecamatan Tanjung Harapan dan Batu Engau, serta Kecamatan Batu Sopang menjadi Kecamatan Batu Sopang dan Muara Samu.

Sehingga Kabupaten Pasir yang sebelumnya terdiri dari 8 kecamatan menjadi 10 kecamatan.

Dan pada Tahun 2010 terjadi pemekaran wilayah desa yang ada di Kabupaten Paser, yang semula berjumlah 125 menjadi 132 desa dan kelurahan yang berarti ada pertambahan sebanyak 7 Desa